HAKIKAT TAWAKKAL

HAKIKAT TAWAKKAL

“Sebagian orang menyangka bahwa arti tawakkal adalah tidak berusaha dengan raga, tidak mengatur (mengolah usaha) dengan hati, telentang di atas tanah seperti kain usang dan seperti daging teronggok di atas alas. Ini adalah sangkaan orang-orang bodoh, sikap ini haram dalam syari’at….

Umar -radhiallaahu anhu- mengatakan, “Orang yang bertawakkal adalah orang yang menabur benih di tanah lalu bertawakkal kepada Allah”.”

(Imam Ibnu Qudamah dalam Mukhtashar Minhajil Qashidin)

Catatan:

Melakukan sebab merupakan realisasi dari tawakkal yang benar. Sebagaimana sabda Rasulullah, “Ikatlah tungganganmu lalu bertawakkallah kepada Allah”.
Hal ini tidak sebagaimana yang difahami oleh sementara orang, bahwa melakukan sebab menunjukkan cacatnya tawakkal.

Wallahu a’lam
__________
Jeddah 06-04-1437 H
ACT El-Gharantaly

Posted by Abu Hamzah Suparwan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s