BELAJAR IKHLAS DARI NABI MUSA ALAIHISSALAM

BELAJAR IKHLAS DARI NABI MUSA -alaihissalam-

Allah azza wa jalla berfirman:

فسقى لهما ثم تولى إلى الظل

“Maka Musa memberi minum ternak itu untuk (menolong) keduanya, kemudian dia kembali ke tempat yang teduh ” (QS: Al Qasas: 24)

Entah berapa kali kita melewati penggalan ayat diatas. Namun pernahkah kita menyadari bahwa penggalan ayat ini mengandung pelajaran yang luar biasa tentang keikhlasan. ?

Saat nabi Musa alaihissalam melihat dua wanita Madyan yang membutuhkan pertolongan untuk memberi minum ternak mereka, beliaupun beranjak dari tempat bernaung lalu memenuhi hajat kedua wanita itu.

Setelah memberi minum ternak-ternak tersebut, nabi Musa kembali ke tempatnya semula tanpa sepatah kata terucap dari mulutnya. Dia tidak berlama-lama di depan kedua wanita yang ditolongnya itu, apalagi sampai menunggu kata syukron. Seolah ada isyarat bahwa bila engkau telah berbuat ihsan pada orang lain, maka berpalinglah darinya setelah keperluannya engkau penuhi, jangan membuat orang tersebut menatapmu malu, apalagi membuatnya terlihat lemah dan butuh bantuanmu.
Bantu saudaramu, setelah itu berlalulah… Tak usah menunggu balasan walau untuk seuntai kata, “Syukron atau terimah kasih”.

Sebagaimana firman Allah:

“Sesungguhnya kami memberi makanan kepadamu hanyalah untuk mengharapkan keridhaan Allah. Kami tidak mengharapkan balasan dari kamu dan tidak pula (ucapan) terima kasih.” (QS. Al-Insan: 9)

___________________
Madinah 20 Dzulqa’dah 1435 H
ACT El-Gharantaly

Posted by Abu Hamzah Suparwan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s