Hamba yang merdeka

MENJADI HAMBA YANG MERDEKA

Dikisahkan bahwa seseorang pernah meminta nasehat kepada imam Syafi’i. Imam Syafi’i menjawab,

إن الله خلقك حرًّا؛ فكن كما خلقك!

“Allah telah menciptakanmu sebagai orang merdeka, maka jadilah sebagaimana Dia telah menciptakanmu”
(Manaqib As Syafi’i karya Imam Al Baihaqi: 2/197)

Catt:
Kemerdekaan yang dimaksudkan imam Syafi’i diatas tentunya bukan kemerdekaan dalam makna yang difahami oleh sebagian orang, yaitu kebebasan tanpa batas serta jauh dari aturan-aturan syariat. Kemerdekaan yang di maksud adalah kemerdekaan diri penjajahan hawa nafsu, dari penyembahan kepada selain Allah serta ketundukan pada selain Allah.

Hamba yang merdeka adalah hamba yang menghadapkan wajahnya kepada Allah semata. Kemerdekaan inilah yang akan membawa jiwa dan raganya kepada makna yang digariskan Allah dalam firman-Nya:

“إياك نعبد و إياك نستعين”

“Hanya kepada-Mu Kami menyembah dan hanya kepada-Mu kami memohon pertolongan” (410)

Iya.. Hanya mengabdi kepada Allah bukan kepada yang lain.
Selamanya… Hingga datang sesuatu yang diyakini.

وَاعْبُدْ رَبَّكَ حَتَّى يَأْتِيَكَ الْيَقِينُ

“Dan sembahlah Rabbmu sampai datang kepadamu yang diyakini (kematian).” [QS Al Hijr: 99]
_______________

Repost: Bumi Allah 17 Agustus 2015 M
ACT El-Gharantaly

Posted from WordPress for Android

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s