CINTA SEORANG MUSLIM

Akhi Ukhti…
Pernah baca hadits Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam di bawah ini?
Ana kira sudah tidak asing lagi buat dirimu

لاَ يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّى يُحِبَّ لأَخِيْهِ مَا يُحِبُّ لِنَفْسِهِ
“Tidaklah seseorang dari kalian sempurna imannya, sampai ia mencintai untuk saudaranya sesuatu yang ia cintai untuk dirinya”. Bukhari dr Anas bin Malik

Sampai manakah pengamalan untuk hadits tersebut…?

Tengoklah bagaimana cinta yg dipraktekkan para salafusshalih untuk saudara seimannya

Ziyad bin Rabi’ meriwayatkan bahwa ayahnya pada suatu hari
Melihat MUHAMMAD BIN  WASI’
(murid perawi hadits Anas bin Malik)
sedang menawarkan keledainya di pasar…
Lalu ada seorang pembeli menghampirinya seraya berkata
: يَا أَبَا عَبْدِ اللَّهِ ، أَتَرْضَاهُ لِي ؟
Wahai Aba Abdillah Apakah dirimu senang keledai itu untuk Ku?
Maka dijawab oleh Muhammad
لَوْ رَضِيتُهُ لَمْ أَبِعْهُ ”
“Kalau aku masih senang dgnnya niscaya aku tidak menjualnya”(HR ibn abiddunya)

Subhanallah…
Dia tidak mengatakan barang itu bagus…istimewA seperti kebanyakan pedagang

Tapi dia memposisikan sang pembeli sebagai dirinya sendiri…

Itulah salah satu makna cinta seorang muslim….

Dengan Islam niscaya berbagai tindakan yg merugikan orang lain akan hilang dan sirna

ISLAM YG SEBENARNYA

Ust. DR. Syafiq Riza Basalamah MA.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s