Ketenangan jiwa

# KETENANGAN JIWA #
Ust. Rochmad supriyadi LC

Allah Ta’ala berfirman ,” Dan Dia( Allah ) memberi petunjuk orang yg bertobat kepada Nya, (yaitu) orang-orang yg beriman dan hati mereka menjadi tentram dg mengingat Allah. Ingatlah, hanya dg mengingat Allah hati menjadi tentram”. ( Qs Ar-ra’ad 27-28 ).

Ibn Qoyyim berkata,’ Tentramnya jiwa yaitu tenangnya hati,dan tdk merasa goncang, sebagaimana disabdakan Nabi صلى الله عليه وسلم ,”Kebajikan adalah sesuatu yg menentramkan jiwa”. Hr Ahmad.

Para ulama menyebutkan makna Dzikir disini ada dua pendapat;

1). Yaitu dzikirnya seorang hamba kpd Allah Ta’ala, maka ini akan menenangkan dan menentramkan jiwa, maka apabila seorang merasa sempit, gundah, guncang jiwa dan hatinya tdk ada jalan utk menenagkannya kecuali mengingat Allah Ta’ala.

2). Maksud Dzikir yaitu Al-Qur’an, yg dimana Allah turunkan kpd Nabi صلى الله عليه وسلم.

Ringkas kata, sesungguhnya jiwa ini tdk akan merasa tenang kecuali dg iman dan yakin kpd Allah. Dan kedua ini tdk mungkin ditempuh melainkan dg berdzikir dan membaca Al-Qur’an.
Sebagaimana firman Allah Ta’ala,” dan barangsiapa yg berpaling dari mengingat Ar-Rahman (Al-Qur’an) maka kami biarkan syaiton mengodanya (menyesatkannya) dan ia menjadi teman karib nya.

(Bada’iut-Tafsir 2/497)

posted by Abu Hamzah Suparwan

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s