Doa tonggak kebajikan

# DO’A TONGGAK KEBAJIKAN #
Ust. Rochmad supriyadi LC

Berkata Muthorif ibnu Abdullah ibnus-Syikhir ,” Aku mengingat-ingat tentang tonggak & pondasi segala amal kebajikan, Puasa, Sholat, & ada sesuatu yg berada di tangan kuasa Allah سبحانه وتعالى , & engkau tidak akan sanggup dg sesuatu yg di tangan Allah kecuali engkau memohonnya & akan dikabulkan, maka tonggak kebajikan adalah Berdo’a “.

Do’a merupakan asas segala kebajikan, kunci kemuliyaan & kesuksesan, karena segala sesuatu berada di gengaman Allah سبحانه وتعالى , diberikan maupun ditahan, kemuliyaan maupun kehinaan, ditinggikan maupun direndahkan, maka barang siapa diberi taufik utk berdoa maka sungguh ia meraih kunci kebajikan.

Berkata Imam Ibnul Qoyyim dlm Al-Fawa’id ,” Asas dari segala kebajikan adalah engkau mengetahui bahwa apa yg dikehendaki Allah pasti terjadi, & apa yg tdk dikehendaki tidak akan pernah terjadi, sehingga engkau merasa yakin bahwa suatu kebajikan adalah karunia dari Allah yg sepantasnya untuk disyukuri & memohon agar tdk terputus darimu, & segala keburukan adalah bencana & hukuman, hingga engkau memohon agar engkau terhindar & dijauhkan dari nya, & engkau berdoa agar tdk disandarkan kepada kekuatan pribadimu semata dlm mengerjakan kebajikan & menghindar keburukan, sebagaimana orang yg mengenal Allah telah sepakat bahwa segala sesuatu kebajikan adalah datang dari taufik Allah, & segala keburukan adalah kelemahan yg Allah timpakan kepada hambanya, & bentuk taufik adalah tidak disandarkanya amal kepada hamba semata, sedangkan kelemahan adalah apabila Allah lepaskan (tdk diberikan perlindungan) antara dirimu & jiwamu. Jika engkau sadar bahwa segala kebajikan adalah taufik, & ini ada ditangan Allah semata, bukan pada kekuatan fisikmu, maka ketahuilah kunci dari itu semua adalah engkau memanjatkan doa, memohon secara jujur, berharap, kapan saja kunci tersebut diberikan kepada hamba, maka ia berpeluang agar dibukakan untuknya, & kapan saja ia diharamkan utk meraih kunci, niscaya pintu-pintu kebajikan niscaya akan tertutup. Hal itu terjadi lantaran ia tdk pandai bersyukur, meremehkan doa & permohonan, sedang beruntungnya orang yg beruntung adalah semata kehendak Allah & pertolongan NYA, & dikarenakan pandai bersyukur & rajin meminta & berdoa “.

– Syaik Abdurrozak Al-Badr-

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s