Habis manis sepah dibuang

> Materi: Keluarga Sakinah

•» Habis MANIS Sepah DI-BUANG

Kisah banyak akhwat (wanita/istri)….
Yang mereka amat mencintai suami mereka karena akhlak dan agama para suaminya…
Namun ternyata para suaminya tak/kurang mencintai mereka dan memandang mereka sebelah mata…

Mereka lebih mengharapkan dan mempertahankan sosok wanita/istri2 yg lain..
Yang mungkin lebih sgalanya….
Agama lebih baik, fisiknya dan jk dipandang lebih menyejukkan dan menentramkan hatinya, kekayaannya lebih menjanjikan kehidupan mereka & alasan2 yg lainnya…

Padahal para akhawat (istri) itu telah tulus menerimanya apapun adanya di saat mereka melihat dan bahkan melamar….

Stiap hari mereka bangun tidur pagi2 utk menyiapkan keperluan&bahkan anak2nya sblum mereka bangun..
Menyiapkan makanan mereka, menyiapkan minuman mereka, mencucikan pakaian mereka menyetrikanya, bahkan merekalah yg melahirkan anak2 mereka…

Namun itu semua tiada berarti,
Mereka diceriakannya dengan alasan yg bermacam-macam dan terkesan sepihak, bahkan apalagi karena prahara “POLIGAMI”.

Mungkin..
Kini para istri tersebut tak berharga sama sekali di mata para (mantan) suaminya, padahal bisa jadi mereka membawa anak2nya..

Mungkin..
Kini cinta para suaminya telah pudar di hati mereka..
Karena para akhwat (istri2) tsbt tak sesuai harapan mereka..

Demikianlah..Yg terjadi..?!!
Kisah cinta yang bertepuk sebelah tangan…

Karena para suami tertipu oleh keegohan mereka atau bahkan kepintaran serta ketenaran mereka…
Dengan dalih “Bercerai adalah sesuatu yg biasa terjadi”. Na’udzubillaahi min dzalik.

Ilmu tak membuat mereka semakin sayang pada para istri-istrinya..
Ilmu tak membuatnya semakin berbuat baik kepada istri dan anak2nya….
Ilmu justru membuat mereka sewena-wena terhadap para istri2 & anak2 mereka…

Tak ada lagi cinta dihati mereka kilahnya..dan mereka bukanlah sosok para istri yg menjadi idaman mereka slama ini…Subhaanallaahi “Habis manis sepah dibuang”.

(Bersambung)

Saudaraku para suami…!!

Kalian boleh lebih berilmu dari para istri-istri kalian..
Kalian boleh lebih berakhlak dari para istri-istri kalian..
Kalian juga boleh lebih beragama dari para istri-istri kalian…

Namun, bukankah para akhwat (istri) ktk telah dinikahi menjadi tanggungjawab kalian…pendidikan akhlak dan agamnya..? Yg nanti pada hari Kiamat akan diminta pertanggungjawabannya..??

Setelah kalian ceraikan, apa yg akan terjadi pada mereka…?

Bukankah itu yg harus menjadi bahan pertimbangan&perhatian kalian..sblum sgalanya terjadi..??
Dimanakah tanggungjawab kalian..??

Kalian boleh punya banyak kelebihan di atas istri-istri kalian
Tapi istri-istri kalian…
Berhak mendapatkan pendidikan agama yang baik agar mereka bisa berbakti kpd kalian sesuai dengan harapan kalian..
Tapi istri-istri kalian..
Berhak mendapatkan perlakuan dan penghormatan yang layak..sebanding dengan jerih payahnya kepada kalian..

Dimanakah hadits yang telah kalian hafal, “Sebaik-sbaik kalian, adalah org yg paling baik terhadap keluarganya, dan aku adalah sebaik-baik kalian terhadap keluargaku..” (HR. Ibnu Majah)

Dimanakan hadits yang telah kalian hafal, “Perlakunkanlah wanita2 itu dg baik.” (Muttafaq ‘alaihi)

Dimanakah hadits yg telah kalian hafal, “janganlah seorg mukmin (suami) menbenci seorg mukminah (istri), jk ia tdk menyukai satu perangainya, mk ia akan menyukai perangai yg lain dr dirinya.” (HR. Muslim)

Ya Rabb..
Berilah kami ilmu yang bermanfaat.amalan yg terkabulkan…Aamiin.

Demikian, smg stiap kita dapat menilai sgala sesuatu dg arif dan bijaksana.

Wallaahu a’lam. Smg bermanfaat.

 Sumber: BB Abu Farwa al-Hakim. Terinspirasi dari tulisan Ust. Badrus Salam, Lc Ustadz Badrusalam, Lc.حفظه الله تعالى

by Abu Hamzah Suparwan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s