Jadi Kambing atau Serigala??

# SERBA SERBI POLIGAMI#
Ust. Firanda MA

PERTAMA : Jadi Kambing atau Serigala??
Seorang praktisi poligami berkata : “Tatkala aku berpoligami aku menyangka diriku seperti seekor serigala yang selalu siap menyantap dua ekor kambing betina. Ternyata setelah menjalankan poligami maka aku seperti kambing diantara dua serigala yang senantiasa siap menerkam”
Maksudnya : setiap hari ia menjadi bulan-bulanan diantara kedua istrinya, diantara omelan dan tuntutan kedua istrinya….

Di sisi lain ada praktisi lain yang berkata : Semenjak aku berpoligami maka kedua istriku bertambah sayang kepadaku, karena keduanya selalu berlomba untuk memberikan kepuasan terbaik bagiku….
(Kalau ini benar-benar manjadi serigali diantara dua kambing betina)

KEDUA : Nasehat Seorang Wanita Yang Mendahulukan akal daripada perasaannya

wanita (A) menasehati wanita (B) sahabatnya.
B : Pokoknya kalau suamiku poligami aku akan minta cerai darinya
A : Kenapa engkau harus minta cerai?
B : Pokoknya aku tidak mau dimadu
A : Kalau kamu sudah dicerai kamu mau nikah lagi?
B : Tentu, pokoknya aku tdk mau dipoligami
A : Kalau kamu sudah jadi janda biasanya hanya laku untuk jadi istri kedua
B : Iya sih
A : Kalau gitu lebih baik kamu jangan minta cerai kalau toh akhirnya harus jadi istri kedua juga. Lebih baik kamu tetap bersama suamimu dan statusmu tetap menjadi istri pertama
B : Iya juga sih….

KETIGA : Lebih mudah meminta maaf daripada meminta izin !!!
Itulah ucapan yang dilontarkan oleh seorang Doktor Fikih Lulusan Universitas Islam Madinah yang berasal dari Malaysia. Apa maksudnya…?
Beliau menjelaskan bahwa jika seseorang ingin poligami lalu meminta izin dari istrinya maka bisa jadi puluhan tahun izin tidak akan ia dapatkan dari istrinya. Lebih mudah baginya jika ia langsung poligami lalu setelah itu meminta maaf kepada istrinya. Maka biasanya meskipun dengan sangat berat, akhirnya istrinya pun akan memaafkan, meskipun agak lama….

Tentu pernyataan sang Doktor ini akan menimbulkan kontoversi diantara kalangan para wanita…

KEEMPAT : Suami atau Istri Yang Penakut ??
Sebagian para suami begitu bersemangat untuk membaca atau mengikuti kajian-kajian yang bertema poligami. Selain berniat untuk menambah ilmu, demikian juga untuk memotivasi diri berpoligami, serta untuk menghilangkan “Rasa Takut” yang selalu mengahtui.
Namun kebanyakan mereka setelah mengahdiri kajian-kajian tersebut, ternyata tetap saja ….PENAKUT….
Meskipun sebenarnya lafal “penakut” tersebut kurang tepat. Lafal yang lebih tepat adalah “Terlalu Sayang Sama Istri…” atau “Tidak tega menyakiti dan menyedihkan istri…”. Meskipun kenyataan yang ada memang sempat terungkap ancaman-ancaman yang mengerikan dari sebagian istri seperti “Kalau kamu poligami maka akan saya ulek kamu…”, ada juga yang berkata, “Akan kucincang kamu…”, atau ada yg berkata, “Akan kujadikan sate kamu”
Akan tetapi toh, pada hakekatnya itu hanyalah ancaman seorang istri yang sangat mencintai suaminya, dan sangat ketakutan jika ditinggal suaminya. Jadi sang istrilah yang “Penakut”. Wallahu A’lam
Semoga Allah menjadikan anda dan istri anda pasangan yang harmonis, di dunia sebelum dikumpulkan di surga…aamiin

by Abu Hamzah Suparwan

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s