Syarah ashlussunnah wa’tiqadud diin ke 1

#Syarah ashlussunnah wa’tiqadud diin#.
Ust. Badrusalam LC
(6/

1. Iman adalah perkataan & perbuatan, bertambah & berkurang.

Syarah:

Iman secara bahasa adalah tashdiq (pembenaran) & iqraar (penetapan).
Adapun secara istilah seperti yg tersebut di atas.

Perkataan & perbuatan, adapun perkataan terbagi menjadi dua: perkataan hati & perkataan lisan, contoh perkataan hati adalah meyakini, & contoh perkataan lisan adalah mengucapkan dua kalimat syahadat.

Adapun perbuatan terbagi menjadi tiga: perbuatan hati & perbuatan anggota badan, contoh perbuatan hati adalah cinta, benci, berharap, takut dsb.

Contoh perbuatan lisan adalah dakwah, membaca alqur’an dsb. & contoh perbuatan badan adalah shalat, haji, puasa dsb.

Keyakinan ahlussunnah tentang iman adalah sbb:
1. Amal adalah bagian dari iman.
Al Baghawi berkata: “Telah bersepakat para shahabat & tabi’in & para ulama setelah mereka bahwa amal bagian dari iman”. (Syarhussunnah 1/78).

2. Iman bertambah & berkurang.
Al Hafidz ibnu Abdil Barr berkata: “Telah berijma’ seluruh ahli fiqih & hadits bahwa iman adalah perkataan & perbuatan, & iman itu di sisi mereka bertambah dg ketaatan & berkurang dg kemaksiatan, & ketaatan itu semuanya bagian dari iman”. (At Tamhid 9/238).

3. Iman bercabang-cabang.
Karena Allah mengumpamakan kalimah thayyibah seperti. pohon, & pohon mempunyai pokok, cabang & ranting.
& Nabi bersabda: “Iman itu ada 60 lebih cabang, yg paling tinggi adalah Laa ilaaha illallah & yg paling rendah adalah menyingkirkan gangguan dari jalan”. (Muslim).

4. Iman tidak hilang semuanya karena hilangnya sebagian iman & tidak sempurna karena adanya sebagian iman saja.
Karena pohon bila kita tebang cabangnya tetap dinamakan pohon, & ini adalah keyakinan ahlussunnah yg diselisihi oleh kaum khawarij & murji’ah yg berkata bahwa iman itu satu, kaum khawarij berkata: bila hilang sebagian iman maka hilang semuanya. Kaum murji’ah berkata: bila ada sebagian iman maka ada semuanya (sempurna).

‎​5. Iman terdiri dari iman yg pokok, iman yg wajib & iman yg mustahab.

Iman yg pokok adalah perkara yg tidak sah keimanan kecuali dengannya seperti syahadatain & orang meninggalkannya menjadi kafir.
Iman yg wajib adalah perkara yg apabila ditinggalkan menghilangkan kesempurnaan iman & pelakunya menjadi fasiq, walaupun tetap disebut muslim. Seperti puasa, zakat, & amal-amal yg hukumnya wajib.
Iman yg mustahab adalah perkara yg apabila ditinggalkan tidak menghilangkan kesempurnaan iman & pelakunya kehilangan sebagian keutamaan, yaitu amal-amal yg hukumnya sunnah.

6. Bolehnya mengucapkan: saya beriman ‎​اِ نْ شَآ ءَ اللّهُ . Bila maksudnya adalah bahwa ia merasa belum melaksanakan seluruh iman. Tapi bila maksudnya karena ragu thd iman maka hukumnya haram.

by Abu Hamzah Suparwan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s