Hadits 88. Larangan bersuci dg tulang

Hadits 88. Bulughul maram

# larangan bersuci dg tulang #
Ust. Badrusalam LC

88 وَعَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رضي الله عنه { أَنَّ رَسُولَ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم نَهَى “أَنْ يُسْتَنْجَى بِعَظْمٍ, أَوْ رَوْثٍ” وَقَالَ: “إِنَّهُمَا لَا يُطَهِّرَانِ” } رَوَاهُ اَلدَّارَقُطْنِيُّ وَصَحَّحَهُ .

– صحيح. رواه الدارقطني (1 /56/9) وقال: إسناد صحيح. وفي “الأصل” رد على تعليل ابن عدي للحديث.

Dari Abu Hurairah radliyallahu ‘anhu berkata, “Sesungguhnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam melarang cebok dengan menggunakan tulang atau kotoran. Beliau bersabda, “Keduanya tidak mensucikan.” HR Ad Daroquthni dan beliau menshahihkannya.

Fawaid hadits:
1. Larangan cebok dengan menggunakan tulang dan kotoran.

2. Hikmah dilarangnya tulang, disebutkan dalam shahih Bukhari bahwa ia adalah makanan jinn.

3. Makanan manusia lebih layak terlarang untuk cebok dengannya.

4. Semua yang semakna dengan batu dapat digunakan sebagai alat cebok.

by Abu Hamzah Suparwan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s