Hadits 81. # Adab buang air # Tidak berbicara saat buang air

Hadits 81. Bulughul maram

# Tidak berbicara saat buang air #
Ust. Badrusalam LC

Dari Jabir radliyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Apabila dua orang buang air, hendaklah masing-masing menutupi dirinya dan jangan berbicara, karena Allah membenci hal itu.” HR Ahmad, dan dishahihkan oleh ibnu Sakan dan ibnul Qothon dan ia ma’lul (ada cacatnya).

Derajat hadits.
Hadits ini dinyatakan ma’lul oleh ibnu Hajar rahimahullah karena berasal dari jalan Ikrimah bin Ammar dari Yahya bin Abi Katsir, sedangkan periwayatan Ikrimah dari yahya adalah mudltharib.
Namun illat ini tidak berpengaruh, karena ibnu Sakan menyebutkan jalan lain, yaitu dari jalan Miskin bin Bukair dari Al Auza’I dari Yahya bin Abi Katsir dari Muhammad bin Abdurrahman dari Jabar.
Sanad ini jayyid kata ibnul Qothon.
Miskin bin Bukair dimutaba’ah oleh Abdul Malik bin Ash Shobbah dari Al Auza’I dari yahya.
Sehingga hadits ini menjadi jayyid. Dan dishahihkan oleh Syaikh Al Bani dalam silsilah shahihah no 3120.

Fiqih hadits:
1. Wajibnya menutupi diri ketika buang air.

2. Tidak boleh berbincang bincang saat buang air. Namun apabila ada keperluan tidak mengapa.

3. Allah disifati dengan membenci sesuai dengan keagungannya.

by Abu Hamzah Suparwan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s