Hadits 80. # Adab buang air# Larangan buang air di jalan & tempat teduh

Hadits 80. Bulughul maram

# Larangan buang air di jalan #
Ust. Badrusalam LC

Dari Abu Hurairah radliyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Jauhilah dua tempat yang mendatangkan laknat: yaitu buang air di jalan manusia, atau ditempat mereka berteduh.” HR Muslim.

Faidah hadits:
1. Haramnya buang air di jalan manusia atau di tempat mereka biasa berteduh.

2. Diqiyaskan padanya semua tempat-tempat yang dibutuhkan oleh manusia untuk tempat berkumpul dan lainnya.

3. Bolehnya melaknat orang yang melakukan perbuatan seperti itu.

4. Haramnya melakukan semua perbuatan yang mengganggu kaum muslimin.

5. Apabila berkumpul antara penyebab dan pelaku, bila hubungan keduanya amat kuat dan tidak bisa dipisahkan, maka dosa buat si penyebab seperti dalam hadits ini.
Namun bila hubungan keduanya lemah, dan masing-masing berdiri sendiri, maka dosa buat si pelaku. Contohnya bila kita jual mobil, lalu ada orang yang hendak membeli, tapi dengan cara pinjam dulu ke bank ribawi. Walaupun sekilas kita menyebabkan dia pinjam ke bang, namun itu bukan kita yang salah. Maka uangnya halal buat kita. Dan dia yg berdosa.

Tanya jawab :
T : Ustadz boleh tolong di perjelas lagi hubungan antara faidah no 5 dengan hadits tersebut, ana belum faham. Baarakallaahu fiik.

J : Buang air di jalan manusia menyebabkan manusia melaknat kita. Berarti kita sebagai penyebab orang lain melaknat.

by Abu Hamzah Suparwan

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s