Hadits 44. Memulai dari apa yg Allah mulai

Bab Wudlu.
Hadits 44. Bulughul maram

# Memulai dari apa yg Allah mulai #
Ust. Badrusalam LC

Dari Jabir radliyallahu ‘anhu mengenai sifat haji Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Mulailah dari apa yang Allah mulai”. HR An Nasai demikian dengan lafadz perintah, sementara Muslim meriwayatkannya dengan lafadz kabar.

Derajat hadits:
Hadits ini dengan lafadz perintah adalah syadz, yang mahfudz adalah riwayat Muslim dengan lafadz kabar: “Aku memulai dengan apa yang Allah mulai”. Sebagaimana dijelaskan oleh Syaikh Al Bani dalam irwa-ul ghalil.

Fawaid hadits:
1. Memulai apa yang Allah mulai dalam ayat ayatnya, dalam thawaf, wudlu dsb.

2. Wajibnya tertib dalam wudlu, dengan memulai dari wajah, tangan, kepala lalu kaki. Karena itu yang Allah mulai dalam ayat wudlu.

3. Mencuci dua tangan ketika hendak wudlu adalah sunnah, karena Allah tidak memulainya dalam ayat al qur’an.

4. Allah menyebut sesuatu terlebih dahulu sebelum yang lainnya dalam ayat-ayat al qur’an pastilah mempunyai hikmah-hikmah yang terkandung di dalamnya. Terkadang kita mengetahuinya dan terkadang tidak mengetahuinya.

Wallahu a’lam

by Abu Hamzah Suparwan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s