Hadits 36. Menyela-nyela jari

Hadits 36.

# Menyela-nyela jari #
Ust. Badrusalam LC

Dari Laqith bin Shabirah radliyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Sempurnakanlah wudlu, sela-selailah jari jemari, bersungguh-sungguhlah dalam istinsyaq, kecuali bila kamu sedang puasa”. HR empat dan dishahihkan oleh ibnu Khuzaimah.
dan dalam riwayat Abu Dawud: “Bila kamu berwudlu, berkumur-kumurlah”.

Fawaid hadits:
1. Wajibnya menyempurnakan wudlu.

2. Ditekankannya menyela-nyelai jari jemari, bahkan sebagian ulama ada yang mewajibkannya. Namun jumhur menganggapnya sunnah, karena bila air telah mengalirinya itu sudah mencukupi, dan selebihnya adalah sunnah.

3. Disunnahkannya bersungguh-sungguh dalam istinsyaq, kecuali bila kita sedang puasa.

4. Wajibnya berkumur-kumur, karena ia adalah bagian wajah, dan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam memerintahkannya, dan asal perintah adalah wajib.

by Abu Hamzah Suparwan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s