Hadits 32, 33. Tata cara mengusap kepala

Bab Wudlu.
Hadits 32, 33

# Tata Cara Mengusap Kepala #
Ust. Badrusalam Lc

Dari Abdullah bin Zaid bin Ashim radliyallahu ‘anhuma mengenai sifat wudlu: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mengusap kepalanya memajukan dua tangannya dan memundurkan”. Muttafaq ‘alaih

Dalam riwayat lain: “Beliau memulai dari depan kepalanya lalu beliau sapu sampai tengkuknya, kemudian mengembalikannya ketempat semula”. Muttafaq ‘alaih

Dan dari Abdullah bin ‘Amr radliyallahu ‘anhuma: “Kemudian beliau mengusap kepalanya dan memasukkan dua jari telunjuk ke dalam telinganya, dan mengusap luar telinganya dengan dua jempolnya”. HR Abu Dawud, an Nasai dan dishahihkan oleh ibnu Khuzaimah. (Hadits hasan).

Fawaid hadits:
1. Penjelasan tentang tata cara mengusap kepala, yaitu mengusap seluruh kepala bukan sebagian saja.

2. Perbuatan Nabi ini dalam rangka mempraktekan perintah Allah dalam al Qur’an, dan perbuatan seperti ini hukumnya mengikuti hukum perintah yaitu wajib, dan ini adalah pendapat imam Ahmad dan inilah yang rajih.

3. Telinga adalah bagian dari kepala yang merupakan rukun.

4. Mengusap telinga tidak disunnahkan mengambil air yang baru, adapun hadits: Nabi mengambil untuk telinganya air selain air untuk kepalanya, adalah hadits yang syadz.

5. Penjelasan tata cara mengusap telinga.

by Abu Hamzah Suparwan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s